Skip to main content

Leonardo DiCaprio's New Movie Revenant~!

Have you watched Revenant? I've been anticipating this movie since I saw the trailer like around November last year? So, since it's in the theater in Seoul here starting from 14th January, and I have a day off yesterday, I finally watched it yesterday!

Uda pada nonton revenant? Aku uda nungguin ini film sejak aku ngeliat trailernya di Youtube November tahun lalu. Oleh karena itu, begitu filmnya masuk ke Seoul di tanggal 14 Januari 2016 en kebetulan aku dapet waktu kosong kemaren, tanpa pikir panjang eke langsung ngebooking and nonton juga filmnya kemaren~!

This movie is being directed by award winning director, Alejandro Gonzalez Inarritu, and being starred by one of my favorite Hollywood Actor, Leonardo Di Caprio who shows us splendid acting in most of his works. =)

Film ini disutradarai oleh sutradara yang uda sering memenangkan penghargaan, Alejandro Gonzalez Inarritu, dan dibintangi oleh salah satu aktor Hollywood favorit aku, Leonardo Di Caprio, yang nyaris engga pernah mengecewakan di hampir setiap film yang ia bintangi.
Revenant is based on novel with the same name by Michael Punke, which is based on a true story. The movie tells a story of a fur trapper who is mauled by a bear, then abandoned by one of his fellow who was supposed to take care of him. To add things worse, this fellow of his even killed his son. Leonardo who's half dead after being mauled by a bear was shocked by this events, strive to stay alive and travel miles to take revenge on his son's killer.

Revenant dibuat berdasarkan novel yang memiliki judul sama yang dikarang oleh Michael Punke, yang katanya didasari dari kejadian yang pernah benar-benar terjadi. Film ini sendiri bercerita tentang pemburu kulit yang diserang oleh seekor beruang, dan kemudian ditinggal oleh salah satu kawannya yang seharusnya ditugaskan untuk menjaga dirinya. Untuk memperburuk keadaan, kawannya ini bahkan membunuh anak Leonardo. Leonardo yang tadinya sekarat setelah terkena serangan beruang, berusaha untuk tetap bertahan hidup, mengembara di alam terbuka yang bercuaca buruk untuk membalas dendam anaknya.
It might be due to high anticipations I had, or it might be due to I don't really understand what's the hidden message the director would like to say through the movie, but I personally think that the movie is slightly kind of boring. I used to keep my alerts on and focusing on the movie which Leonardo starred, that sometimes it feels like the movie is too short when it ended. But through this movie, I feel slightly a little bit sleepy in the middle, before it gets interesting again in the half end.

Mungkin karena harapan yang terlalu tinggi yang aku punya sebelum nonton, atau mungkin karena aku yang engga mengerti apa yang ingin disampaikan oleh si sutradara melalui filmnya ini, tetapi aku secara pribadi merasa film ini agak sedikit membosankan. Aku yang selalu fokus menonton film yang dibintangi Leonardo, dan bahkan merasa filmnya terlalu singkat. Aku merasa agak ngantuk di tengah-tengah film sebelumnya akhirnya kembali menjadi menarik di dekat-dekat akhir film.
Though it was said that the shoot for this movie is a no joke. The shoot was long and grueling, taking place in remote Canadian wilderness for 9 months which would often spends half day long just for traveling from one place to another place. Aside, the director choose to only use natural light, which means, the day shoot portion will be very short, since it's winter in Nothern Canada.

Namun, pembuatan film ini memerlukan proses yang super panjang dan susah. Proses shooting dilakukan di daerah liar terpencil Kanada, dan memerlukan waktu selama 9 bulan. Bahkan perjalanan dari satu tempat lokasi shooting ke lokasi lainnya terkadang bisa memakan waktu hampir setengah hari. Selain itu, sutradara memilih hanya untuk menggunakan penerangan alami, sehingga porsi shooting untuk adegan di mana membutuhkan langit terang sangatlah terbatas, karena saat proses shooting, Kanada Utara sedang di musim dingin.

Even though it's a little bit boring in the middle of the movie, I don't really regret watching this, since the actors are great, the dedication in making this movie is superb as well. Though, I don't really feel like watching this movie for the second time, lolz.

Biarpun film ini terasa agak sedikit membosankan di tengah-tengah penayangannya, aku tidak menyesal memutuskan untuk menonton, karena di dalamnya terdapat banyak aktor hebat lainnya, dan dedikasi untuk pembuatan film ini benar-benar super luar biasa. Namun, aku juga tidak merasa aku sanggup untuk menonton film ini untuk kedua kalinya. Lolz~!

@ Seoucial / Inggrid Ng

Comments

Popular posts from this blog

Miryang Gang Rape = Signal's Last Unsolved Case?

If you're a fan of this Korean drama, Signal, which obviously I am then you would know that they're on their last case which tells about a gang rape which happens in a small city, Inju. A lot of people has been debating on whether this case is based on true events which happens back in Miryang in 2004. And once again the case which happened 12 years ago is getting people's attention.
Kalau kamu juga penggemar setia drama Korea berjudul "Signal", aku adalah salah satu penggemar beratnya, kamu pasti tahu kalau drama ini tengah dalam episode di mana mereka sedang berusaha memecahkan kasus terakhir mereka di mana terjadinya pemerkosaan beramai-ramai yang terjadi di sebuah daerah kecil, Inju. Banyak orang yang berpendapat kalau kasus ini dibuat berdasarkan kejadian yang pernah terjadi di Miryang di tahun 2004. Dan sekali lagi, kasus yang terjadi 12 tahun lalu itu memancing perhatian orang-orang. Last week episodes has been making my emotions to go up and down, and cry…

Zygoma Reduction by Korean Doctor~ Tulang Pipi oleh Dokter Korea~ (1)

Out of several zygoma surgery which can be done, two of the most common of zygoma surgery is zygoma arch and zygoma body surgery. But of course doing the arch would much more an easier procedure and consume lesser time compare to zygoma body surgery. Though normally a common zygoma surgery will include both reducing the arch and body part of the zygoma / cheek bone. Normally reducing of the arch is to reduce the width while reducing the body would means reducing the front part for those who have high cheek bone.
Dari berbagai jenis macam dan teknik dari operasi tulang pipi yang ada, dua hal yang paling umum dari operasi tulang pipi ini adalah tulang pipi samping dan tulang pipi depan. Tentunya, pengerjaan tulang pipi di bagian samping merupakan prosedur yang lebih muda dan lebih tidak memakan waktu ketimbang tulang pipi badan. Walaupun biasanya operasi tulang pipi pada umumnya melibatkan pengerjaan keduanya. Biasanya reduksi tulang pipi samping bertujuan untuk memperkecil lebar wajah …

Get Rid of Your Round Face by Korean Doctor~! Hilangkan Wajah Bulatmu bersama Dokter Korea~!

Say like, you have a super huge face, it doesn't mean that everything can be done by doing a facial contouring surgery alone. Like I said, choosing on what techniques to be done on your face is like choosing the right outfit for yourself. Since my previous posts on huge face has been talking about a combination on facial contouring and fat removal, pure facial contouring surgery on angle and zygoma, and a double jaw surgery. But of course huge face doesn't always mean has to be corrected using a facial contouring surgery.
Bila anda memiliki wajah besar, bukan berarti semuanya bisa diselesaikan dengan operasi pembentukkan wajah. Seperti yang pernah saya cerita sebelumnya, memilih prosedur operasi untuk wajah anda sama seperti memilih baju yang tepat untuk anda sendiri. Posting saya sebelumnya tentang wajah besar telah membicarakan tentang kombinasi pembentukkan wajah dan pembuangan lemak, pembentukkan wajah dengan menggunakan operasi rahang kotak dan zygoma, dan juga operasi do…