Skip to main content

Terror Bomb in Indonesia KO'ed by Wayan Mirna's Coffee Case~

Last week, on 14th January 2016, there's a bomb terror, which led up to 6 explosion. But the situation was being handled swiftly by Indonesia's police, government, etc. There's 6~7 (I don't know the exact number as some news say 6 and some say 7) death victim, but what I noticed is some international online news didn't mention that among this death victim, at least 4 of them are the terrorist themselves. What's even more fantastic about this is that most of Indonesian didn't really being effected too much about the bomb terror itself, as can be seen through some social media, where they're more interested in what the policeman wearing, taking selfie, rather than showing fear to the terrorists.

Minggu lalu, lebih tepatnya pada tanggal 14 Januari 2016, telah terjadi peristiwa teror bom, di mana bom meledak sebanyak 6 kali di sekitar daerah Sarinah, Jakarta. Tetapi, polisi, pemerintah dan juga pihak-pihak bersangkutan di Indonesia, menangani masalah ini dengan sangat cepat. Ada 6~7 (aku tidak tahu berapa tepatnya, karena ada berita yang memberitakan 6 dan ada yang memberitakan 7) korban yang meninggal, namun aku menyadari kalau kebanyakan berita internasional tidak menyebutkan bahwa 4 dari korban yang meninggal adalah pelaku teror sendiri. Dan yang lebih fantastis lagi adalah, kebanyakan dari kita sepertinya gk terlalu terpengaruh oleh hal ini, dan ini bisa diliat via sosmed yang berkicau soal apa yang dikenakan pak polisi, dan bahkan ada yang sibuk mengambil selfie, daripada menunjukkan rasa takut seperti yang diinginkan oleh para teroris.

I used to scroll on facebook and Indonesian online news website during my free time. There's another one thing I noticed that could really proof we are not being affected by the bomb terror at all. Instead reporting some update news on Indonesia's condition post-bomb terror, people are more interesting in doing update news on Wayan Mirna's Coffee Case.

Saya sering menelusuri facebook ataupun halaman berita online tentang Indonesia di waktu senggang saya. Ada satu hal yang saya sadari yang juga sekaligus bisa menunjukkan kalau kita tidak begitu terlalu terpengaruh oleh teror bom ini sama sekali, dibanding mengupdate berita-berita pasca bom teror di Indonesia, netizen lebih senang mengupdate berita soal Kasus Kopi Wayan Mirna.

In short there is this girl, Wayan Mirna, who drinks coffee with her friends in "O" cafe located in Grand Indonesia, a mall which is located in downtown, where you can find almost everything you need here. Then, after drinking her Vietnam Coffee which is being ordered by one of her friend named Jessica. After having a sip of her coffee, she did tell both of her friends, Jessica & Hani, that her coffee taste weird and it even smells bad. Not long after that, something strange start to happen where foams keep coming out of Mirna mouth for few minutes before she finally passed out. Sadly though, after being taken away to the nearest hospital, her life can't be saved and being pronounced dead that night.

Singkat kata, ada seorang perempuan bernama Wayan Mirna yang pergi minum kopi bersama teman-temannya di cafe "o" yang terletak di Grand Indonesia, mall yang terletak di tengah kota Jakarta, tempat di mana kamu bisa mencari hampir semua barang yang kamu perlukan. Setelah meminum Kopi Vietnam yang dipesankan oleh salah seorang temannya, Jessica, Mirna berkomentar kalau kopi miliknya terasa aneh dan berbau busuk. Tidak berapa lama kemudian, sesuatu yang aneh mulai terjadi, di mana Mirna mengalami kejang-kejang dengan mulut berbusa, sebelum akhirnya tak sadarkan diri. Sangat disayangkan, setelah dibawa ke rumah sakit terdekat, nyawa Mirna tidak lagi terselamatkan dan harus menghembuskan nafas terakhirnya pada malam itu.

At first, nothing expected something weird, and Mirna's family didn't even agree on undergoing autopsy, but since the police department keep trying to talk to Mirna's family, they're finally nodding their head to let Mirna gets an autopsy. And here's where the case started to gain lots and lots of attention. The autopsy report stated that they found a cyanide inside of Mirna's body. If you read enough of Detective Conan, then you'll know that cyanide is a super dangerous drugs, or should I say toxic(?), which can caused an instant death just with that little amount of thing.

Pada awalnya tidak ada yang terlalu aneh dari kasus ini, dan pihak keluar Mirna pun tidak mengijinkan untuk menjalani otopsi, namun setelah pendekatan yang dilakukan oleh pihak polisi, akhirnya mereka menyetujui untuk menjalani otopsi. Dan di sinilah kasus ini mulai semakin banyak mendapatkan perhatian dari banyak pihak. Hasil otopsi menunjukkan bahwa terdapat kandungan sianida di dalam tubuh Mirna. Kalau kamu penggemar Detektif Conan, aku yakin kalian sering mendengar zat satu ini, sianida adalah sebuah racun berbahaya yang bisa mengakibatkan kematian dalam waktu singkat walaupun digunakan dalam jumlah yang kecil.

Instead of Hani, Jessica who arrived at the cafe first is gaining more attention, as she was the one who ordered the drinks for 3, arranged their seat and pay for the bill. Well, nothing sounds weird for me though, as sometimes I will help my friend to order things and pay for the bill first, which I bet some of you out there also did the same before. But, the cafe's owner keeps pointing strange behavior of Jessica like saying that the seat is wide enough to put her bag beside her, but why would she intended to put the bag on the table right beside Mirna's coffee, which make the cafe owner couldn't have a clear view what she was doing. Or, say like what the cafe's owner said during a reconstruction of the case where she said that Jessica look calm as if nothing happen while Hani starts to panic when foam keep coming out of Mirna's mouth.

Bukannya Hani, tetapi Jessica yang datang terlebih dahulu ke kafelah yang mendapatkan lebih banyak perhatian, karena dialah yang memesan minuman untuk kedua teman lainnya, mengatur tempat duduk dan membayar bill. Terus terang saja, tidak ada yang terdengar aneh bagiku di sini, karena terkadang, aku juga bisa membantu temanku yang datang belakangan untuk memesan menu dan membayar terlebih dahulu, yang aku yakin, beberapa di antara kalian juga pernah melakukan hal serupa. Namun, pemilik kafe terus menunjukkan beberapa sikap aneh yang dilakukan Jessica seperti meletakkan tasnya di atas meja sehingga pandangan si pemilik ke kopi Mirna tertutup padahal tempat duduk yang ia duduk sangat lebar, sehingga membuat si pemilik tidak tahu apa yang dilakukan Jessica terhadap kopi tersebut. Atau, seperti kata pemiliki kafe di saat rekonstruksi kasus, di mana menurutnya Jessica terlihat kelewat tenang, tidak seperti Hani yang langsung panik ketika busa keluar dari mulut Mirna.

But well, of course before the police official statement coming out about the result of this case, we never know what's really going on. But what do you think about this case guys?

Well, tapi tentunya sebelum adanya pernyataan resmi dari pihak polisi yang membicarakan soal hasil akhir dari pemeriksaan kasus ini, kita tidak akan pernah tahu apa yang sebenernya tengah terjadi saat itu. Bagaimana menurut kalian guys?

@ Seoucial / Inggrid Ng

Comments

  1. Replies
    1. walter turncoat ^^ bisa dicustomized dr template sana ^^

      Delete
  2. ane mengutuk pengeboman kemaren yang di sarina semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
    untuk kasus mirna semoga diberi titik terang pelakunya.
    nice info

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Miryang Gang Rape = Signal's Last Unsolved Case?

If you're a fan of this Korean drama, Signal, which obviously I am then you would know that they're on their last case which tells about a gang rape which happens in a small city, Inju. A lot of people has been debating on whether this case is based on true events which happens back in Miryang in 2004. And once again the case which happened 12 years ago is getting people's attention.
Kalau kamu juga penggemar setia drama Korea berjudul "Signal", aku adalah salah satu penggemar beratnya, kamu pasti tahu kalau drama ini tengah dalam episode di mana mereka sedang berusaha memecahkan kasus terakhir mereka di mana terjadinya pemerkosaan beramai-ramai yang terjadi di sebuah daerah kecil, Inju. Banyak orang yang berpendapat kalau kasus ini dibuat berdasarkan kejadian yang pernah terjadi di Miryang di tahun 2004. Dan sekali lagi, kasus yang terjadi 12 tahun lalu itu memancing perhatian orang-orang. Last week episodes has been making my emotions to go up and down, and cry…

Zygoma Reduction by Korean Doctor~ Tulang Pipi oleh Dokter Korea~ (1)

Out of several zygoma surgery which can be done, two of the most common of zygoma surgery is zygoma arch and zygoma body surgery. But of course doing the arch would much more an easier procedure and consume lesser time compare to zygoma body surgery. Though normally a common zygoma surgery will include both reducing the arch and body part of the zygoma / cheek bone. Normally reducing of the arch is to reduce the width while reducing the body would means reducing the front part for those who have high cheek bone.
Dari berbagai jenis macam dan teknik dari operasi tulang pipi yang ada, dua hal yang paling umum dari operasi tulang pipi ini adalah tulang pipi samping dan tulang pipi depan. Tentunya, pengerjaan tulang pipi di bagian samping merupakan prosedur yang lebih muda dan lebih tidak memakan waktu ketimbang tulang pipi badan. Walaupun biasanya operasi tulang pipi pada umumnya melibatkan pengerjaan keduanya. Biasanya reduksi tulang pipi samping bertujuan untuk memperkecil lebar wajah …

Get Rid of Your Round Face by Korean Doctor~! Hilangkan Wajah Bulatmu bersama Dokter Korea~!

Say like, you have a super huge face, it doesn't mean that everything can be done by doing a facial contouring surgery alone. Like I said, choosing on what techniques to be done on your face is like choosing the right outfit for yourself. Since my previous posts on huge face has been talking about a combination on facial contouring and fat removal, pure facial contouring surgery on angle and zygoma, and a double jaw surgery. But of course huge face doesn't always mean has to be corrected using a facial contouring surgery.
Bila anda memiliki wajah besar, bukan berarti semuanya bisa diselesaikan dengan operasi pembentukkan wajah. Seperti yang pernah saya cerita sebelumnya, memilih prosedur operasi untuk wajah anda sama seperti memilih baju yang tepat untuk anda sendiri. Posting saya sebelumnya tentang wajah besar telah membicarakan tentang kombinasi pembentukkan wajah dan pembuangan lemak, pembentukkan wajah dengan menggunakan operasi rahang kotak dan zygoma, dan juga operasi do…